BALIKPAPAN — Apa arti Jumat bagi warga binaan yang sedang menapaki proses pembinaan dan perubahan diri? Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Jumat dimaknai sebagai ruang refleksi, ibadah, dan kepedulian melalui pelaksanaan kegiatan Jumat Berkah, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah di Masjid Rutan Balikpapan yang diikuti oleh warga binaan bersama petugas. Suasana khidmat dan tertib mewarnai ibadah, menjadi momen penting untuk memperkuat keimanan serta menenangkan batin warga binaan di tengah masa pembinaan yang dijalani.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan kepada seluruh warga binaan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian Rutan Balikpapan terhadap aspek kesehatan dan kesejahteraan warga binaan, sekaligus bagian dari implementasi arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada kemanusiaan.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menegaskan bahwa Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi memiliki makna mendalam dalam proses pembinaan.
“Jumat Berkah adalah momentum untuk menyeimbangkan pembinaan rohani dan pemenuhan kebutuhan jasmani warga binaan. Kami berharap kegiatan ini memberi ketenangan, semangat, dan motivasi positif agar mereka terus menjalani masa pembinaan dengan sikap yang lebih baik, ” ujar Agus Salim.
Melalui pelaksanaan Jumat Berkah yang konsisten, Rutan Balikpapan terus menegaskan komitmennya menghadirkan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai spiritual, kesehatan, dan kesejahteraan warga binaan sebagai bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Updates.