Balikpapan, Sabtu (24 Januari 2026) — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan yang dibawahi oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur terus mendorong program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan perawatan budidaya cabai.
Sebanyak 100 batang cabai dirawat secara rutin oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas. Perawatan meliputi penyiraman harian, pemupukan berkala, penyiangan gulma, serta pengendalian hama secara sederhana dan ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan keterampilan bercocok tanam sekaligus membangun sikap tanggung jawab dan kemandirian Warga Binaan.
Budidaya cabai tersebut memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan Rutan Balikpapan, namun tetap dikelola secara optimal agar menghasilkan panen yang berkualitas. Hasil panen cabai nantinya dijual saat jam besukan, sehingga dapat dimanfaatkan langsung oleh keluarga Warga Binaan maupun pengunjung Rutan.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan yang berorientasi pada produktivitas dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat. Selain memberikan keterampilan praktis, hasil penjualan juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi.
Melalui kegiatan perawatan budidaya cabai ini, Rutan Balikpapan berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang positif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan selama menjalani masa pidana.

Updates.