Dukung Kemandirian, Rutan Balikpapan Kembangkan Program Barbershop untuk Warga Binaan

    Dukung Kemandirian, Rutan Balikpapan Kembangkan Program Barbershop untuk Warga Binaan

    Balikpapan - Rutan Balikpapan menghadirkan program Barbershop sebagai bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mempelajari keterampilan mencukur rambut secara profesional dengan bimbingan petugas. Setiap sesi dilakukan secara terstruktur agar peserta memahami teknik dasar barbershop modern.

     

    Pelatihan ini juga menekankan pentingnya kerapian, baik dari segi hasil potongan maupun disiplin diri saat bekerja. Warga binaan diajak untuk menjaga kebersihan alat, merawat perlengkapan cukur, serta menjaga standar kebersihan sesuai praktik barbershop profesional. Kerapian dipandang sebagai cerminan sikap, karakter, dan tanggung jawab.

    Melalui pendekatan pembinaan yang berfokus pada keterampilan sekaligus etika kerja, program ini diharapkan membentuk kepercayaan diri warga binaan. Mereka dibimbing untuk memahami bahwa kemampuan yang rapi, bersih, dan maksimal dapat menjadi bekal penting bagi masa depan setelah kembali ke masyarakat.

     

    Program Barbershop di Rutan Balikpapan didukung dengan kelengkapan alat cukur yang memadai, mulai dari clipper berbagai ukuran, gunting profesional, sisir, shaver, hingga perlengkapan perawatan rambut lainnya. Setiap alat disiapkan agar warga binaan dapat berlatih menggunakan peralatan yang sama seperti di barbershop pada umumnya.

     

    Selain belajar teknik mencukur, peserta juga dibimbing untuk menjaga kerapian dan kebersihan semua peralatan. Mulai dari cara membersihkan clipper, mensterilkan gunting, hingga menata perlengkapan agar tertib dan siap digunakan. Hal ini penting sebagai bagian dari standar profesional dalam dunia barbershop.

    Dengan tersedianya alat yang lengkap serta pendampingan yang rutin, warga binaan dapat berlatih secara maksimal. Harapannya, keterampilan mencukur yang rapi, bersih, dan profesional dapat menjadi modal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat dan ingin membuka peluang usaha mandiri.

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Polresta Balikpapan Ungkap Korupsi Rp 1,5...

    Artikel Berikutnya

    Perkuat Pencegahan Penyakit Menular, Rutan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Putri Mantan Gubernur Kaltim Dayang Donna Didakwa Terima Suap Rp3,5 Miliar
    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Dukung Tugas Pemasyarakatan, Rutan Balikpapan Terima Transfer BMN dari Kanim Balikpapan
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami