Awal Tahun 2026, Rutan Balikpapan Gelar Shalat Jumat dan Jumat Berkah untuk Warga Binaan

    Awal Tahun 2026, Rutan Balikpapan Gelar Shalat Jumat dan Jumat Berkah untuk Warga Binaan

    BALIKPAPAN – Mengawali tahun 2026 dengan semangat pembinaan rohani dan kepedulian sosial, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan kembali melaksanakan ibadah Shalat Jumat yang dirangkaikan dengan kegiatan Jumat Berkah bagi Warga Binaan, pada Jumat (02/01/2026). Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang konsisten dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian guna meningkatkan kualitas spiritual serta memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan Rutan.

     

    Sejak siang hari, Warga Binaan tampak memadati Masjid Asy-Syuhada Rutan Balikpapan untuk mengikuti Shalat Jumat berjamaah. Khotbah Jumat yang disampaikan mengangkat pesan tentang pentingnya menjaga keimanan, melakukan introspeksi diri di awal tahun, serta memanfaatkan setiap kesempatan sebagai jalan menuju perubahan yang lebih baik. Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan khusyuk, tertib, dan penuh kekhidmatan di bawah pengawasan petugas.

     

    Usai pelaksanaan Shalat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan Jumat Berkah, di mana petugas membagikan makanan tambahan berupa nasi bungkus kepada Warga Binaan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi, sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara petugas dan Warga Binaan di awal tahun yang baru.

    Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan bahwa kegiatan Shalat Jumat dan Jumat Berkah memiliki peran penting dalam pembinaan mental dan spiritual Warga Binaan, terlebih sebagai momentum mengawali tahun 2026.

     

    “Melalui kegiatan ini, kami berharap Warga Binaan dapat memulai tahun baru dengan semangat yang lebih baik, meningkatkan rasa syukur, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan tekad untuk terus memperbaiki diri, ” ungkapnya.

    Melalui pembinaan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Rutan Balikpapan berkomitmen menciptakan lingkungan yang kondusif, tertib, dan humanis, sehingga Warga Binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih tenang, bermakna, dan penuh harapan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Barbershop Rutan Balikpapan Jadi Sarana...

    Artikel Berikutnya

    Akhir Pekan Tetap Melayani Rutan Balikpapan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Putri Mantan Gubernur Kaltim Dayang Donna Didakwa Terima Suap Rp3,5 Miliar
    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Dukung Tugas Pemasyarakatan, Rutan Balikpapan Terima Transfer BMN dari Kanim Balikpapan
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami