Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Rutan Balikpapan Gelar Shalat Jumat dan Jumat Berkah

    Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Rutan Balikpapan Gelar Shalat Jumat dan Jumat Berkah

    BALIKPAPAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur kembali melaksanakan ibadah Shalat Jumat yang dirangkaikan dengan kegiatan Jumat Berkah bagi Warga Binaan, pada Jumat (16/01/2026). Pelaksanaan Shalat Jumat kali ini bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sehingga menjadi momentum penting dalam penguatan pembinaan rohani di lingkungan Rutan.

     

    Sejak siang hari, Warga Binaan tampak memadati Masjid Asy-Syuhada Rutan Balikpapan untuk mengikuti Shalat Jumat berjamaah. Khotbah Jumat disampaikan oleh Ustadz Zaini, yang mengangkat makna dan hikmah peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah Shalat lima waktu sebagai tiang agama.

    Dalam khotbahnya, Ustadz Zaini menekankan pentingnya Shalat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan, serta membentuk pribadi yang lebih disiplin, sabar, dan bertanggung jawab. Peristiwa Isra Mi’raj juga dimaknai sebagai ajakan untuk terus melakukan introspeksi diri dan menjadikan setiap kesempatan sebagai jalan menuju perubahan yang lebih baik. Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan khusyuk, tertib, dan penuh kekhidmatan di bawah pengawasan petugas.

     

    Usai pelaksanaan Shalat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan Jumat Berkah, di mana petugas membagikan makanan tambahan berupa nasi bungkus kepada Warga Binaan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi, sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara petugas dan Warga Binaan.

     

    Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Jumat yang bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj memberikan nilai tambah dalam pembinaan mental dan spiritual Warga Binaan.

    “Momentum Isra Mi’raj ini kami harapkan dapat menjadi pengingat bagi Warga Binaan akan pentingnya Shalat, kedisiplinan, serta tekad untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan, ” ujarnya.

     

    Melalui pembinaan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Rutan Balikpapan berkomitmen menciptakan lingkungan yang kondusif, tertib, dan humanis, sehingga Warga Binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih tenang, bermakna, dan penuh harapan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

     

    #Pemasyarakatan #Kemenimipas #DitjenPAS #Guardandguide

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Rutan Balikpapan Ikuti Panen Raya Serentak...

    Artikel Berikutnya

    Cegah Gangguan Kamtib, Ka. KPR Balikpapan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Putri Mantan Gubernur Kaltim Dayang Donna Didakwa Terima Suap Rp3,5 Miliar
    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Dukung Tugas Pemasyarakatan, Rutan Balikpapan Terima Transfer BMN dari Kanim Balikpapan
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami