Berantas Buta Aksara Al-Qur’an, Peserta Magang Nasional Turut Berkontribusi Di Rutan Balikpapan

    Berantas Buta Aksara Al-Qur’an, Peserta Magang Nasional Turut Berkontribusi Di Rutan Balikpapan

    BALIKPAPAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur terus berkomitmen mendukung pemberantasan buta aksara Al-Qur’an melalui kegiatan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan keterlibatan Peserta Magang Nasional Batch III yang turut berperan aktif mengajarkan bacaan Al-Qur’an, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an, Senin (29/12/2025).

     

    Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara rutin dan terstruktur dengan pendampingan petugas Rutan. Para Peserta Magang Nasional Batch III membimbing Warga Binaan mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga pelafalan yang benar melalui metode pembelajaran Iqro. Suasana belajar berlangsung khidmat dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme tinggi Warga Binaan dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran.

    Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh kepercayaan diri, penguatan nilai-nilai keimanan, serta motivasi untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

     

    Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Peserta Magang Nasional Batch III yang telah berkontribusi mendukung program pembinaan keagamaan di Rutan Balikpapan. Menurutnya, sinergi antara petugas dan peserta magang menjadi bagian penting dalam menciptakan pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak positif.

    Rutan Balikpapan berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang edukatif dan religius sebagai upaya membentuk Warga Binaan yang berakhlak, berpengetahuan, serta siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

     

    #Pemasyarakatan #Kemenimipas #DitjenPAS #Guardandguide

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Kakanwil Ditjenpas Kaltim Lantik 8 Pejabat...

    Artikel Berikutnya

    Rutan Balikpapan Ikuti Refleksi Akhir Tahun...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Putri Mantan Gubernur Kaltim Dayang Donna Didakwa Terima Suap Rp3,5 Miliar
    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Dukung Tugas Pemasyarakatan, Rutan Balikpapan Terima Transfer BMN dari Kanim Balikpapan
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami