Upaya Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Rutan Balikpapan Mutasikan 25 Warga Binaan ke Lapas Kelas IIA Balikpapan dengan Pengawalan Petugas

    Upaya Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Rutan Balikpapan Mutasikan 25 Warga Binaan ke Lapas Kelas IIA Balikpapan dengan Pengawalan Petugas

    BALIKPAPAN - Mengapa proses pembinaan warga binaan harus terus berlanjut meskipun mereka telah menjalani masa hukuman di Rutan? Pertanyaan inilah yang menjadi dasar pelaksanaan mutasi 25 orang Warga Binaan dari Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Balikpapan ke Lapas Kelas IIA Balikpapan pada Jumat, 21 November 2025.

    Mutasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Rutan Balikpapan untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan mengurangi tingkat hunian yang sudah over crowded. Proses mutasi juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengikuti pembinaan lanjutan yang lebih optimal di Lembaga Pemasyarakatan.

    Seluruh pelaksanaan mutasi berjalan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP), terutama dalam aspek pengamanan. Petugas pengawalan dilibatkan secara penuh, mulai dari pemeriksaan identitas, pengecekan berkas administrasi, pengamanan area keberangkatan, hingga proses penyerahan di Lapas Balikpapan. Pengawalan dilakukan dengan ketat untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tanpa gangguan.

    Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan apresiasi kepada jajaran yang telah melaksanakan kegiatan mutasi dengan profesional dan penuh tanggung jawab.

    “Mutasi warga binaan merupakan langkah penting untuk mendukung proses pembinaan jangka panjang. Kami pastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Semoga para warga binaan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti pembinaan lanjutan dan memperbaiki diri menuju reintegrasi sosial yang lebih baik, ” ujar Agus Salim.

    Dengan pelaksanaan mutasi ini, Rutan Balikpapan berharap dapat terus menjaga kondisi hunian yang lebih kondusif sekaligus memastikan pembinaan bagi warga binaan tetap berjalan optimal sesuai prinsip pemasyarakatan.

    Muhammad Febri

    Muhammad Febri

    Artikel Sebelumnya

    Pelatihan Kerajinan Kayu Perkuat Pembinaan...

    Artikel Berikutnya

    Shalat Jumat dan Jumat Berkah Jadi Sarana...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Putri Mantan Gubernur Kaltim Dayang Donna Didakwa Terima Suap Rp3,5 Miliar
    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Dukung Tugas Pemasyarakatan, Rutan Balikpapan Terima Transfer BMN dari Kanim Balikpapan
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami